Belum jelas siapa yang akan datang mewakili Dorna dan akan diterima oleh siapa setibanya mereka di Kemenpora. "Hanya kita (Kemenpora) cerita sama Tinton Soeprapto (Direktur Sirkuit Sentul) bahwa Kemenpora belum bisa MoU dengan Dorna. Kita harus menunggu payung hukum berupa Kepres (Keputusan Presiden) di luar anggaran Kementerian/Lembaga, tidak mungkin menggunakan anggaran kementerian. Tergantung bagaimana kepres ini disetujui atau tidak, tanpa itu susah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alfitra menyampaikan bahwa pemerintah masih menunggu kepastian dari Dorna mengenai penunjukkan Indonesia sebagai penyelenggara tuan rumah MotoGP 2017. Renovasi sirkuit menjadi salah satu kendala terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini.
Dalam sebuah kesempatan beberapa bulan lalu, CEO Dorna, Carmelo Ezpelata, menyatakan optimismenya bahwa Indonesia akan dapat menyelenggarakan ajang balap MotoGP tersebut.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan (oleh Indonesia) tapi dengan kerja keras semua pihak, maka tujuan ini akan tercapai," ujar Ezpelata. (ptr/ptr)