Berkebalikan dengan The Reds, mantan klub Juergen Klopp, Borussia Dortmund, terlihat sangat tajam dan tanpa ampun ketika mendapatkan kemenangan 3-1 atas kesebelasan asal Azerbaijan, Qabala.
Mesin gol andalan Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang, pun mendapatkan hattrick.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klub Spanyol Villarreal meneruskan awal musim yang cerah dengan kemenangan 4-0 melawan Dinamo Minsk, namun Fiorentina menderita kekalahan kandang mengejutkan 1-2 dari Lechh Poznan, sementara mantan juara Eropa Glasgoz Celtic kalah 1-3 dari tim Norwegia, Molde.
Penampilan melawan Kazan membuktikan hal tersebut.
Kesebelasan asal Rusia itu membungkam penonton tuan rumah yang sedang bersemangat ketika unggul lebih dulu lewat penyelesaian akhir luar biasa dari Marko Devis. Namun kartu merah di menit ke-36 untuk kapten Oleg Kuzmin mengubah dinamika pertandingan.
Setelah Emre Can mampu menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak dekat, Liverpool malah menginjak pedal rem dan hanya mampu menciptakan sedikit peluang. Hal ini menyebabkan Liverpool kini tertahan di peringkat dua klasemen sementara, berselisih empat angka dari Sion di puncak grup.
"Malam ini bukan penampilan luar biasa, tapi bukan juga hari terburuk dalam hidup saya," kata Klopp kepada wartawan. "Terkadang Anda mendapatkan keuntungan besar melawan 10 orang, tapi terkadang pekerjaan Anda juga terasa sulit."
Di Jerman, mantan bomber Klopp, Aubameyang, meneruskan performa apiknya dengan mendapatkan trigol yang membantu Dortmund berada di puncak Grup C dengan mendapatkan tujuh angka dari tiga pertandingan.
Setelah mampu mencetak 10 gol di Bundesliga musim ini, penyerang asal Gabon tersebut mampu membuka keran gol dengan menyarangkan bola ke pojok atas gawang di menit ke-31.
Tujuh menit kemudian dia menggandakan catatan golnya dengan menyontek bola dari depan gawang, setelah melakukan serangkaian umpan-umpan pendek dengan Shinji Kagawa.
Ia memastikan kemenangan Dortmund dengan sebuah tendangan keras memanfaatkan bola muntah, ketika pertandingan tersisa 18 menit. Qabala baru bisa mendapatkan gol penghibur jelang pertandingan berakhir. (vws)