Iannone mendapatkan hujatan dan hinaan melalui akun Facebook dan Instagram miliknya setelah mengalahkan Rossi dalam perebutan posisi ketiga di MotoGP Australia, Minggu (18/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat memalukan, karena orang-orang ini sangat bodoh. Ini adalah zaman di mana orang-orang bisa mengeluarkan opininya melalui media sosial, meski itu sangat bodoh," ujar Rossi.
"Di media sosial saya juga banyak orang yang bicara buruk tentang hidup Anda, bahkan ibu Anda. Sangat memalukan, karena Anda tidak bisa berbicara langsung dengan mereka," ucap Rossi.
"Jika Anda bicara dengan mereka, maka Anda hanya membuang-buang waktu. Saya minta maaf kepada Iannone. Dia hanya ingin tampil dan normal jika dia ingin mengalahkan saya."
Iannone sendiri berusaha tidak memikirkan hinaan yang didapatnya. Pebalap 26 tahun itu mengaku tetap mendapatkan banyak dukungan melalui media sosial.
"Saya pikir itu hanya rumor. Di Facebook dan Instagram, saya mendapatkan banyak dukungan. 90 persen tetap komentar positif. Menurut saya itu adalah opini orang, tapi hanya sebagian kecil," ucap Iannone.
Iannone pun memastikan akan tetap berusaha mengalahkan Rossi dan Lorenzo di MotoGP Malaysia. Pebalap asal Italia itu mengaku enggan mengubah gaya membalap di Sirkuit Sepang.
(har)