The Red Devils baru saja menelan pil pahit disingkirkan Middlesborough di putaran keempat Piala Liga, Selasa (27/10), melalui drama adu penalti. Bukan hanya soal kekalahan, tapi sorotan kepada MU juga muncul karena lini serang mereka tak kunjung menemukan taji.
Dari tiga laga terakhir, Manchester United hanya mampu mencetak satu gol. Sepanjang musim ini, Wayne Rooney dkk pun hanya mampu menyarangkan 15 gol di Liga Inggris dan menjadi tim dengan torehan gol paling rendah di antara tim empat besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berada di laga Derby pada hari Minggu dan pergerakan Rooney sangat brilian. Tapi ketika ia bermain di tim itu, tak ada pemain yang coba memberikan umpan kepadanya," kata Scholes seperti dikutip dari BBC Sport.
Scholes bahkan menyerang lebih jauh lagi dengan mengatakan bahwa penyerang-penyerang hebat MU seperti Ruud van Nistelrooy, Andy Cole, Dwight Yorke, atau Teddy Sheringham juga akan kesulitan mencetak gol di tim tersebut.
"Anda tidak mendapatkan umpan silang dan tidak ada gelandang-gelandang yang berupaya membuka ruang."
"Melihat bagaimana United bermain, sama sekali tidak ada kualitas yang terlihat di lapangan. Tidak banyak pergerakan di lapangan dan para pemain pun tidak banyak berlari."
"Apakah memang begini cara main yang diinstruksikan oleh manajer?" kata Scholes saat diwawancarai oleh BT Sport, 22 Oktober lalu.
Di mata Scholes, tidak semua bagian permainan Manchester United terlihat buruk. Ia mengakui bahwa United kini menjadi tim yang sangat sukar dikalahkan lawan karena sangat terorganisir.
"Tapi minim kreativitas dan juga tidak mengambil risiko," katanya menegaskan.