Dalam kata sambutannya pada Kongres KOI 2015 di Hotel Sheraton (31/10), terlepas dari segala kekurangan, Rita mengatakan bahwa KOI telah melaksanakan tugas sebaik mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah berhasil jadi tuan rumah Asian Games, berikutnya adalah Olimpiade."
"Ada awal, ada akhir. Seperti menjalani roda kehidupan, pasti ada yang baik dan buruk. Kami sudah menjalani organisasi ini dengan maksimal, maka dari itu kami mohon maaf segala kekurangannya.
"Mari kita bergandengan tangan. Banyak sekali persoalan kita, mulai dari anggaran, kampung atlet, sports science, dan sebagainya," tutur Rita.
Agenda kongres antara lain pemilihan ketua umum dan anggota Komite Eksekutif periode 2015-2019 dan memilih kepengurusan badan arbitrase keolahragaan Indonesia yang masa baktinya juga berakhir tahun ini. Hadir 42 anggota biasa dan 7 anggota luar biasa KOI dalam acara tersebut.
Selain Rita, Plt Sekjen KOI Hifni Hasan yang berbicara sebelum Rita pun turut memberikan kata sambutan. Hifni menyampaikan bahwa kongres KOI ini merupakan tonggak sejarah bagi olahraga Indonesia.
"Ini adalah kali kedua KOI menggelar kongres. Harapannya adalah kita semua dapat menjunjung tinggi olahraga yang excelent dan fairplay," ujar Hifni. (vws)