Marquez diklaim Rossi dendam kepadanya dan sengaja memberi jalan bagi Jorge Lorenzo untuk menjadi juara dunia MotoGP 2015. Klaim tersebut berujung pada insiden 'tendangan' Rossi terhadap Marquez di MotoGP Malaysia, 25 Oktober lalu.
Lihat juga:Kalender MotoGP 2016 Alami Perubahan |
"Saya tahu Marquez dengan baik. Dia pria yang baik, dengan nilai kejujuran yang kuat. Marquez hanya berusaha mempertahankan posisinya, sama seperti pebalap lainnya," ujar Nakamoto seperti dilansir Crash.net.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah balapan. Tidak ada yang berkomentar ketika Dani Pedrosa bersaing dengan Rossi di Aragon, begitu juga dengan aksi Andrea Iannone di Australia. Tidak ada yang menuduh Iannone membantu pebalap lainnya," tegas Nakamoto.
"Ketika itu Rossi berkomentar, 'Saya bilang ke Yamaha, apa yang kalian harapkan, saya finis di belakang? Jika seperti itu saya lebih baik berada di rumah'. Kami setuju dengan pendekatan Rossi ketika itu."
Lihat juga:Rossi Didukung Pengacara Andal Eks Ferrari |