'Valentino Rossi yang Ciptakan Konspirasi Spanyol'

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Senin, 09/11/2015 07:40 WIB
Menurut Livio Suppo, tak ada konspirasi antar pebalap Spanyol dan hanya Valentino Rossi yang berusaha meyakinkan bahwa hal tersebut benar-benar nyata. Valentino Rossi disebut terlalu kecewa dengan kegagalannya dan menuding adanya konspirasi antar pebalap Spanyol. (REUTERS/Heino Kalis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi terus menyebut bahwa ada konspirasi pebalap Spanyol yang menggagalkan upayanya menjadi juara dunia. Menurut Direktur Olahraga Honda Livio Suppo, Rossi sendirilah yang menciptakan konspirasi Spanyol.

Dalam pandangan Suppo, konspirasi dan kerja sama antara sesama pebalap Spanyol sama sekali tidak benar. Semua tudingan itu hanya berasal dari argumen Rossi yang kecewa karena gagal menjadi juara dunia.

"Saya tahu bahwa di Italia, tidak akan ada orang yang percaya, namun Marc Marquez sejatinya memang benar-benar ingin mengejar Jorge Lorenzo dan memimpin di depan perlombaan."


"Kami menyesal ada tudingan konspirasi di MotoGP musim ini namun sesungguhnya atmosfer itu diciptakan sendiri oleh Rossi dan bukan atas keinginan kami," ujar Suppo seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Lantaran tidak terima dengan tudingan Rossi, Honda pun langsung mengklarifikasi lewat beberapa petingginya.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun mungkin memang sulit untuk tetap bersikap tenang di situasi seperti ini," ujar Supoo menuding Rossi yang tengah kecewa.

"Sejatinya, Pedrosa dan Marquez adalah lawan terbaik Rossi saat ini, dan untuk musim ini Lorenzo merupakan pebalap yang lebih baik," kata Suppo.

Honda sendiri menjalani musim ini dengan hasil yang kurang bagus. Mereka kalah dalam perebutan titel konstruktor dan dua pebalap mereka, Marquez dan Pedrosa, harus puas di posisi ketiga dan keempat. (ptr/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK