Rusia Kena Skandal Doping, Atlet Australia Minta Medali Emas
Dika Dania Kardi | CNN Indonesia
Selasa, 10 Nov 2015 16:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Akibat skandal doping menerpa Rusia, seorang atlet Australia meminta medali emas yang dimenangkan atlet Rusia diberikan kepadanya.
Jared Tallent, seorang atlet jalan cepat dari Australia meraih medali perak dalam Olimpiade 2012 di London, Inggris. Adapun peraih medali emas adalah atlet Rusia Sergei Kirdyapkin.
"Tudingan kecurangan itu pun sangat mengejutkan, apalagi mengetahui dilakukan pria yang mengalahkan saya di London, Sergei Kirdyapkin, mungkin seharusnya sudah diberi sanksi sejak awal 2011 tetapi IAAF menahan sanksi atasnya hingga setelah Olimpiade di London," kata Tallent di Canberra, Australia, seperti dikutip Reuters.
Tallent mengatakan siapa saja tentu akan kesal dan marah ketika orang yang mengalahkannya adalah pelaku kecurangan, terutama dalam hal penggunaan doping.
"Organisasi olahraga seharusnya melindungi atlet-atlet yang bersih," tukas Tallent.
Sebelumnya, pada awal pekan ini Badan Antidoping Dunia (WADA) membuka pernyataan terjadi skandal doping yang dilakukan secara sistematis di Rusia.
Atas dasar itu panel audit WADA yang dipimpin komisioner, Dick Pound, mengatakan pihaknya memberi saran kepada otoritas atletik dunia (IAAF) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menskors Rusia dari ajang internasional.
Sementara itu, pada hari ini, Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko menyatkaan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan WADA untuk menyelesaikan persoalan skandal doping. Sebelumnya WADA menyatakan ada 1417 sampel yang dihancurkan di laboratorium antidoping di Moskow, Rusia, sesaat sebelum tim audit datang. Laborotorium itu merupakan tempat telah diakreditasi WADA. (kid)
Jared Tallent, seorang atlet jalan cepat dari Australia meraih medali perak dalam Olimpiade 2012 di London, Inggris. Adapun peraih medali emas adalah atlet Rusia Sergei Kirdyapkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Organisasi olahraga seharusnya melindungi atlet-atlet yang bersih," tukas Tallent.
Atas dasar itu panel audit WADA yang dipimpin komisioner, Dick Pound, mengatakan pihaknya memberi saran kepada otoritas atletik dunia (IAAF) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menskors Rusia dari ajang internasional.
Sementara itu, pada hari ini, Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko menyatkaan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan WADA untuk menyelesaikan persoalan skandal doping. Sebelumnya WADA menyatakan ada 1417 sampel yang dihancurkan di laboratorium antidoping di Moskow, Rusia, sesaat sebelum tim audit datang. Laborotorium itu merupakan tempat telah diakreditasi WADA. (kid)