Prestasi Leicester memuncaki klasemen Liga Primer terbilang sangat impresif. Pasalnya, satu tahun lalu, klub yang bermarkas di Stadion King Power tersebut berada di dasar klasemen Liga Primer setelah menjalani 13 pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan statistik yang dirilis CIES Football Observatory, Leicester merupakan tim dengan skuat termurah keempat musim ini. Ranieri hanya memiliki skuat dengan harga senilai 72 juta euro.
Hingga matchday ke-13, Leicester mampu mengalahkan banyak tim raksasa Inggris yang memiliki kekuatan finansial lebih kuat. Manchester City contohnya, yang diklaim CIES Football Observatory sebagai tim dengan skuat termahal di Liga Primer: 560 juta euro.
Posisi kedua ditempati Manchester United dengan 533 juta euro, disusul Chelsea (407 juta euro), Liverpool (344 juta euro), dan Arsenal (305 juta euro).
Pemain termahal sepanjang sejarah Leicester hingga kini adalah Andrej Kramaric, yang diboyong dari Rijeka dengan harga 9 juta poundsterling pada Januari 2015.
Sementara pemain termahal ManCity adalah Kevin de Bruyne, yang diboyong dari VfL Wolfsburg dengan harga 77 juta euro. Jadi harga seorang De Bruyne lebih mahal dari seluruh skuat Leicester saat ini. (har/har)