Martial yang gagal mencetak gol dianggap Scholes tidak terlalu peduli dengan performanya di depan gawang. Penyerang timnas Perancis itu kini mengalami kekeringan gol dan belum membobol gawang lawan dalam 10 pertandingan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat penting diingat dia merupakan pemain yang pintar dan dia bisa semakin berkembang."
Terlebih, Leicester yang berstatus sebagai tim kuda hitam yang kini kokoh di puncak klasemen, pada awalnya hanyalah klub yang diprediksi akan bersaing mengamankan diri dari zona degradasi.
"Laga ini merupakan pertandingan besar, pekan ini. Kami berada di puncak klasemen dan saat ini kami pantas mendapatkannya," ujar Ranieri menambahkan.
"Bagi kami, ini merupakan kesempatan untuk melihat sejauh mana kami telah berkembang. Ketika kami berhadapan dengan tim hebat, tim juara, saya ingin melihat bagaimana tim kami tampil, bagaimana kami bereaksi jika kebobolan, dan bagaimana reaksi kami ketika berhasil mencetak gol."
Leicester yang memuncaki klasemen dengan 28 poin, unggul satu poin dari ManUtd, telah dua kali bertemu dengan klub papan atas Liga Primer yang rutin bersaing memperebutkan posisi empat besar, yakni Arsenal dan Tottenham Hotspur.
Namun, Leicester hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Spurs, akhir Agustus lalu, serta tak mampu berbuat banyak ketika menjamu Arsenal dan akhirnya takluk 2-5. (vws)