Rio hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk bisa berlaga di ajang balap Formula Satu (F1). Pebalap yang kini berusia 22 tahun itu telah mendapatkan jaminan dari tim balap F1, Manor, untuk direkrut sebagai pebalap.
Namun, diperlukan dana sponsor agar langkah Rio di ajang kompetisi jet balap darat itu terlaksana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indah menyatakan pihaknya sulit untuk mendapatkan dana yang Rio butuhkan untuk terjun dalam dunia balap F1 sebesar 15 juta euro. Selain itu, pemerintah Indonesia pun tak bisa banyak membantu Rio lantaran terkendala beberapa aturan yang ada.
Walau begitu, lanjutnya, Menpora tak tinggal diam dan membentuk sebuah tim informal. Tugas tim itu, lanjut Gatot, untuk mendorang badan-badan usaha milik negara dan kementerian terkait agar mengupayakan bantuan dana kepada Rio.
"Saya dapat info tim ini dari staf khusus sebulan yang lalu. Kami akan dorong BUMN agar membantu Rio," ucap Gatot.
Sementara itu beberapa waktu lalu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan niat untuk membantu Rio pun terkendala aturan. Ahok, sapaan Basuki, mengungkapkan bahwa aturan BPKP melarang atlet profesional yang berlaga di ajang komersial dibantu menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
(kid)