"Saya rasa apa yang terjadi dengan Tontowi/Liliyana terbilang wajar dalam grafik perjalanan karier seorang atlet."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Richard, grafik menurun yang dialami oleh Tontowi/Liliyana merupakan sebuah kejadian yang lazim terjadi pada atlet di cabang olahraga apapun.
"Sementara itu Tontowi tahun ini baru saja jadi seorang ayah. Meskipun ia mengatakan bisa fokus, namun tak bisa dimungkiri fokusnya tak lagi sepenuhnya sama seperti sebelumnya. Ia butuh adaptasi untuk menjalani kehidupan barunya ini," kata Richard memberikan analisis.
Karena itulah, Richard meyakini bahwa Tontowi/Liliyana masih punya cukup waktu untuk memperbaiki keadaan.
"Masih ada cukup waktu bagi Tontowi/Liliyana. Mereka pun sudah berkomitmen untuk berlatih di akhir tahun ini dan memotong libur akhir tahun mereka, terutama Tontowi."
"Libur PBSI dimulai dari 21 Desember hingga 3 Januari. Namun kami berencana mulai berlatih pada 28 Desember," kata Richard.
Dari segi kualitas di lapangan, Richard menegaskan bahwa Tontowi/Liliyana tidaklah tertinggal dari rival-rivalnya saat ini.
"Bila Tontowi/Liliyana memainkan level permainan terbaik mereka, Tontowi/Liliyana masih sulit dikalahkan oleh pasangan manapun," ucap Richard. (ptr)