Memphis Depay Bantah Gemar 'Dugem'

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Kamis, 24/12/2015 18:03 WIB
Memphis Depay Bantah Gemar 'Dugem' Memphis Depay juga dikritik karena selera pakaian yang buruk. (Reuters/John Sibley)
Jakarta, CNN Indonesia -- Winger Manchester United, Memphis Depay, membantah rumor telah mendapat teguran dari asisten manajer The Red Devils, Ryan Giggs, karena gemar keluar malam dan menggelar pesta.

Sejak didatangkan dari PSV Eindhoven dengan harga 25 juta poundsterling pada Juni 2015, Depay belum juga mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Winger 21 tahun itu baru tampil di 13 pertandingan Liga Primer Inggris dan mencetak dua gol.

Jelang pertandingan melawan Stoke City di Stadion Britannia, Sabtu (26/12), Depay dihadapkan rumor yang tidak sedap. Pemain timnas Belanda diklaim sejumlah media telah mendapat peringatan dari Ryan Giggs mengenai kehidupannya di luar lapangan.


Depay diklaim gemar keluar malam dan 'dugem'. Kondisi itu membuat performa Depay di dalam lapangan terganggu. Namun, rumor tersebut dibantah mantan pemain junior Sparta Rotterdam tersebut.

"Hal paling lucu adalah, sejak saya datang ke Inggris, saya hanya pernah pesta satu kali. Satu kali!" ujar Depay kepada media Belanda, Algemeen Dagblad.

"Tapi, belakangan saya membaca kalau Ryan Giggs memberi peringatan mengenai reputasi saya sebagai pemain yang gemar pesta. Benar-benar tidak masuk akal. Itu kabar yang dibuat-buat," sambungnya.

Depay juga sering mendapat kritikan memiliki selera pakaian yang aneh. Mengenai kritikan tersebut, Depay mengatakan hal itu adalah haknya.

"Terkadang saya berpikir, 'Biarkan saya melakukan ini'. Biarkan saya mengenakan pakaian yang ingin saya pakai. Kenapa orang lain mempermasalahkannya? Biarkan saja saya sendiri," ujar Depay.

"Apa yang perlu saya ubah? Orang lain mengoleksi perangko, saya suka pakaian dan mencari hal-hal baru. Saya merasa nyaman. Jika saya mengenakan apa yang orang lain inginkan, itu artinya bukan diri saya," ucap Depay. (har)