Gelandang serang asal Armenia itu memberikan assist kepada Ilkay Guendogan yang berujung pada gol ketiga Dortmund. Umpan tersebut membuatnya kini mengoleksi 17 assist. Selain assist, ia pun sukses menyumbangkan satu gol dalam laga tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oezil yang secara statistik menjadi penyuplai gol terbaik sepanjang sejarah Liga Primer itu kesulitan menunjukkan kreativitasnya di lini tengah The Gunners saat menghadapi pertahanan rapat The Blues.
Sedangkan, Mkhitaryan terus menjadi figur sentral dalam skuat Dortmund, yang baru saja kembali dari jeda kompetisi musim dingin.
Kreativitas dan ketajaman gelandang berusia 27 tahun itu turut andil mengangkat Dortmund menjadi tim paling eksplosif di Bundesliga.
Kendati hanya berada di peringkat kedua dan tertinggal delapan poin dari Bayern Munich yang kokoh di puncak klasemen, Dortmund kini telah mencetak 50 gol di Bundesliga atau unggul dua gol dari rivalnya itu. (jun/jun)