“Tidak ada konspirasi melawan Rossi. Marquez tidak ingin Lorenzo menang, dan begitu juga sebaliknya,” ujar Agostini seperti dilansir Motorsport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya mengenai kepuutusan Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) dan Honda yang tidak mempublikasikan data insiden antara Marquez dengan Rossi di GP Malaysia musim lalu, Agostini menganggap itu langkah tepat.
Agostini yang diklaim sebagai pebalap terhebat sepanjang sejarah itu yakin MotoGP 2016 tidak akan berlangsung dengan tensi tinggi. Agostini optimistis Rossi sudah melupakan perseteruannya dengan Marquez dan Lorenzo.
“Mereka akan memulai musim dengan nilai nol di klasemen. Pebalap tercepat yang akan menang. Saya berharap seperti itu. Cerita seperti musim lalu akan sulit terulang,” ucap Agostini. (har)