Secara sepintas, karakteristik Pochettino yang tak segan meledak di pinggir lapangan mirip Mourinho. Manajer asal Argentina itu pun pintar mengangkat moral anak asuhnya saat menghadapi tim-tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petinggi klub Spurs pun kepincut memboyong Pochettino ke White Hart Lane pada 2014. Hasilnya, The Lilywhites menembus posisi lima besar klasemen akhir 2014/15. Peringkat Spurs lebih baik dari pencapaian Liverpool yang berada di posisi enam.
Spurs juga membuka peluang meraih trofi Liga Inggris lantaran hanya terpaut lima poin dari pemuncak klasemen Leicester City yang mengoleksi 57 poin.
Catatan bagus Pochetino bersama Tottenham ini yang membuat manajemen Chelsea mulai kepincut. Namun, juru taktik 43 tahun itu harus bersaing dengan nama besar seperti Diego Simeone (Atletico Madrid), mantan pelatih timnas Cile Jorge Sampaoli, dan pelatih timnas Perancis Didier Deschamps.
Pesaing terberat Pochettino adalah Pep Guardiola yang telah memutuskan hengkang dari Bayern Munich musim depan. Bos Chelsea Roman Abramovich dikabarakan belum menyerah untuk merayu Guardiola yang juga tengah diminati Manchester City dan Manchester United. (jun/jun)