Peristiwa ini terjadi ketika kedua kesebelasan Divisi Dua Liga Yunani ini bertanding pada Jumat (29/1) lalu di kota Larissa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengurus AEL, para pelatih dan pemain, akan mengheningkan cipta dua menit sebelum pertandingan untuk mengingat ratusan anak-anak yang kehilangan nyawa di Laut Mediteranian karena perbedaan brutal antara pemerintah Turki dan Uni Eropa."
Aksi ini mendapatkan perhatian penonton yang memberikan rasa hormat kepada para pemain dengan bertepuk tangan dan kemudian membuat stadion sunyi selama protes berlangsung.
Aksi ini dilakukan setelah satu hari sebelumnya terjadi insiden 33 imigran tewas tenggelam ketika mereka menyebrangi lautan menuju Yunani.
Negara Eropa Selatan itu adalah pintu masuk bagi para imigran untuk menuju Eropa. Banyak dari mereka bertolak menuju Yunani dengan menggunakan kapal-kapal kecil untuk mengarungi lautan.
(vws)