Mancini pun dibuat meradang dengan kekalahan tersebut. Bukan hanya tiga gol kebobolan yang memalukan, pelatih berusia 57 tahun tersebut dibikin kesal dengan kepemimpinan wasit laga itu, Antonio Damato.
Mancini menyebut kepemimpinan buruk Damato merupakan bencana bagi timnya. "Kami memuji penampilan Milan, tapi kami tak seharusnya mendapat hasil ini (kalah 0-3). Ada hal yang berlangsung tidak beres bagi kami," ujar pelatih yang pernah menangani Manchester City itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mancini pun menyayangkan keputusan wasit yang mengusirnya dari pinggir lapangan. "Saya tidak mengatakan apapun yang menyinggung, tapi wasit terlalu berlebihan belakangan ini. Saya tak tahu harus bicara apa soal insiden Donnarumma. Mungkin Antonio Damato tidak mengetahui aturan..."
Penyerang timnas Italia era 1980-an itu pun menilai, timnya seharusnya menang 1-0, bukan kalah 0-1 pada awal-awal laga. "Kami bermain sangat bagus di babak pertama, dan tak ada yang perlu saya tuntut lagi terhadap pemain karena penampilan bagus mereka. Tapi setelah gagal penalti, mental pemain mulai menurun," kata Mancini.
Mauro Icardi bisa saja menyamakan skor untuk Inter Milan, seandainya tendangan penaltinya tidak gagal. "Sangat menyakitkan karena ini laga derby dan kami berada pada jalur yang salah. Kami seharusnya tidak kalah pada pertandingan ini," kata pelatih yang pernah bersitegang dengan juru taktik Napoli, Maurizio sarri, pada Copa Italia.
"Ini sangat memalukan karena kami menyianyiakan kerja keras yang telah kami lakukan hingga tiga pekan lalu. Kami membuang keuntungan yang kami miliki. Ini momen sulit, tapi kami yakin para pemain masih bisa bangkit." (bac)