Daud adalah juara dunia tinju kelas bulu IBO tahun 2012. Ia kemudian kehilangan gelarnya karena kalah dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka, dalam tarung pada April 2013 lalu.
Tapi petinju 28 tahun itu masih menjadi nama paling tenar dalam dunia tinju Indonesia, terutama setelah Chris John pensiun pasca-kehilangan gelar juara dunia WBA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Christian mengakui bahwa pertarungan kali ini belum menimbulkan kehebohan seperti yang ia inginkan. Padahal menurutnya Daud adalah harapan terakhir tinju Indonesia.
Lihat juga:Ellyas Pical: Daud Yordan Harus KO Lawannya |
Saat ini Inggris sendiri memang berada pada masa keemasan tinju dengan memiliki tujuh juara dunia dan tiga pemegang gelar interim -- tertinggi dalam sejarah.
"Sekarang di Inggris ada beberapa petinju yang bisa menarik perhatian dan membuat arena penuh. Mereka menggunakan stadion untuk tinju dan itu terisi penuh. Dulu Inggris tidak bisa melakukannya. Tapi tiba-tiba saja mereka bisa melakukannya."
"Indonesia juga bisa seperti itu," ucapnya.