"Saya tidak pernah khawatir Rossi lebih disukai media dan dia punya lebih banyak fotografer di sekitarnya. Saya juga melihatnya biasa Yamaha lebih memilihnya untuk menjadi juara dunia, karena ketenarannya, karena itu cara untuk menjual lebih banyak motor," ujar Lorenzo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, hal terpenting adalah memiliki peralatan yang sama, karena saya percaya dengan kemampuan saya. Saya percaya dengan peraturan yang ada, saya bisa tampil bagus. Ini perusahaan Jepang dan sangat serius, mereka selalu mendukung saya semaksimal mungkin," ucap Lorenzo.
Lorenzo mengatakan kondisi itu membuat kemenangannya tidak disukai sejumlah staf Yamaha. Namun, juara dunia MotoGP 2010, 2012, dan 2015 itu tidak mempermasalahkannya.
"Sejumlah bagian dari tim meninggalkan sirkuit (Valencia) dengan perasaan aneh, sedikit berbeda jika hanya ada satu pebalap Yamaha yang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia," tegas Lorenzo.
"Kontroversi membuat sejumlah orang bersikap dingin, tapi saya pikir itu buntut dari apa yang terjadi di Sirkuit Sepang," sambungnya. (har)