Penjaga gawang Manchester City Willy Caballero menjadi pahlawan kemenangan The Citizens atas The Reds. Bagaimana tidak? Kiper pengganti Joe Hart itu berhasil menggagalkan tiga tembakan algojo penalti Liverpool.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, keadaan berbalik lantaran aksi 'menggila' dari Caballero. Kiper 34 tahun itu berhasil mementahkan tiga algojo penalti Liverpool secara beruntun.
Kedua tim bermain lebih hati-hati di babak pertama. Meski lebih sering mengambil inisiatif menyerang, namun lini depan Liverpool selalu gagal memanfaatkan peluang.
ManCity yang lebih sabar menunggu dan melancarkan skema serangan balik justru tampil lebih efektif. Sedikitnya tiga peluang emas tercipta melalui Sergio Aguero, Raheem Sterling, dan Fernandinho. Sayang, peluang ketiga pemain tersebut juga belum berbuah gol.
Anak asuh Manuel Pellegrini justru mampu unggul lebih dulu melalui aksi Fernandinho di menit ke-49.
Gol Fernandinho tercipta melalui skema serangan balik. Setelah mendapatkan umpan dari Sergio Aguero, Fernandinho yang berdiri bebas di sisi kiri pertahan Liverpool melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Mignolet. ManCity unggul 1-0.
The Citizens bisa saja menggandakan keunggulan jika dua peluang yang didapat Raheem Sterling. Pemain sayap internasional Inggris itu membuang dua kesempatan matang di depan gawang setelah tembakannya hanya melebar dari gawang Mignolet.
Kemenangan City di depan mata akhirnya sirna setelah Coutinho berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit menjelang waktu normal berakhir. Gelandang serang asal Brasil itu berhasil memanfaatkan kemelur di depan gawang dengan tembakan terukur yang tak mampu dihalau Caballero.
Hasil imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal usai. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Tetapi, tak satupun gol hadir di babak tambahan ini. ManCity pun akhirnya keluar sebagai juara setelah unggul 3-1 melalui drama adu penalti. (jun)