"Saya memahami bahwa kami adalah tim kejutan musim ini dan berada dalam kondisi bagus. Namun secara realistis, publik hanya akan mengatakan Leicester tengah menjalani musim yang fantastis sedangkan kandidat juara sesungguhnya tetap City, Arsenal, dan Spurs."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ranieri pun mengaku heran tak banyak pembicaraan mengenai sukses Spurs melesat ke papan atas musim ini. Padahal dibandingkan musim-musim sebelumnya, Spurs pun menunjukkan lonjakan performa yang mengagumkan.
"Spurs sangat kuat dalam berbagai situasi, baik saat menyerang maupun bertahan. Mereka tahu apa yang mereka ingin lakukan dan Spurs adalah tim terbaik yang kami hadapi musim ini," ucap Ranieri.
Terkait Leicester, Ranieri sendiri mengakui bahwa manajemen memang memiliki mimpi besar membangun 'The Foxes' meskipun untuk tahun ini mereka hanya memasang target lolos dari zona degradasi.
"Dalam 3-4 tahun, Leicester ingin terus berkembang dan bisa bersaing di level seperti ini. Saya tak tahu apakah kami sanggup untuk selalu tampil sebagai tim calon juara, namun setidaknya kami bisa bersaing di zona Liga Champions atau Liga Eropa."
"Saat ini kami telah mendapat pengalaman bagaimana mengatasi tekanan, hubungan dengan media dan juga berbagai macam spekulasi. Hal ini sangat bagus karena lima bulan lalu belum ada seorang pun yang membicarakan Leicester," kata Ranieri. (ptr)