Kini, pebalap veteran asal Italia ingin merebut kembali kesempatan yang musim lalu melayang di Malaysia akibat insiden dengan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memulainya dengan buruk, karena setelah sepuluh tikungan saya terjatuh. Saya tidak sangat cepat, tetapi mungkin karena saya terlalu banyak mengambil sudut dan meluncurkan ban belakang," kata Rossi seperti dikutip dari Crash.
Setelah terjatuh, Rossi lantas menggunakan motor lain untuk diuji di Qatar. Dan, pebalap berusia 37 tahun itu merasakan motor yang dikendarainya lebih kompetitif. Hal itu, lanjutnya, bisa membawa timnya lebih cepat dan kuat dibandingkan musim lain.
Baik Rossi dan Lorenzo memilih untuk memulai musim 2016 dengan motor yang hampir sama dengan tahun lalu. Hal itu, lanjutnya, membuat ia dan Lorenzo sudah berada dalam mode balap saat tes terakhir.
"Setelah dua tes pertama kami memutuskan untuk lanjut dengan motor yang lebih sama dengan tahun lalu dan sekarang kami memiliki dua motor di garasi, jadi kami sudah berada dalam mode balap," kata Rossi.
Ia pun menerangkan bahwa pengaturan motor, kecuali elektronik, yang digunakan tidak terlalu berbeda dibandingkan musim lalu. Musim lalu duo yamaha berhasil mendominasi puncak klasemen pebalap. Lorenzo menjadi juara, sementara Rossi di posisi runner-up setelah hampir sepanjang musim berada di puncak.
Uji motor tersebut akan kembali dilanjutkan pada hari ini dan besok, Jumat (4/3). Adapun musim balap MotoGP 2016 akan dimulai di sirkuit yang sama pada 20 Maret 2016.
(kid)