Hamilton Puji MotoGP, Kritik F1
Martinus Adinata | CNN Indonesia
Jumat, 04 Mar 2016 23:56 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara Dunia Formula 1 (F1) Lewis Hamilton menyatakan dirinya ingin menjajal dunia balap MotoGP. Hal itu diungkapkan pebalap Mercedes itu lantaran dunia balap motor itu lebih banyak menghadirkan aksi di atas lintasan.
"MotoGP sangat keren, lebih menarik untuk ditonton karena menurut saya itu merupakan balapan yang lebih ketat," ujar Hamilton seperti dilansir Autosport.
"Saya ingin sekali mencoba motor MotoGP. Saya sangat ingin menunggangi salah satunya, tapi mungkin saya tak akan mengatakan keinginan itu kepada tim saya (Mercedes)."
Antusiasme pebalap asal Inggris itu terhadap MotoGP bahkan membuatnya tertarik untuk lebih sering mencuri waktu menonton langsung balapan motor elite dunia itu.
"Saya tentunya ingin lebih sering menonton balapan (MotoGP) pada tahun ini. Sejauh ini saya baru sekali menonton dalam satu musim dan saya ingin menontonnya lebih banyak lagi," ujar Hamilton menambahkan.
Di saat yang bersamaan, Hamilton juga melontarkan kritikan terhadap F1 kendati tak ingin terlalu banyak membicarakan ajang balap mobil yang saat ini ia geluti tersebut.
"Saya mungkin akan mengatakan dua hal pertama yang Anda tanyakan," ujar Hamilton ketika ditanya apakah F1 saat ini sudah 'rusak, hilang arah, atau kurang kondusif'.
"Saya tak ingin terlalu banyak bicara tetapi saya sepakat dengan dua hal pertama yang Anda lontarkan." (kid)
"MotoGP sangat keren, lebih menarik untuk ditonton karena menurut saya itu merupakan balapan yang lebih ketat," ujar Hamilton seperti dilansir Autosport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tentunya ingin lebih sering menonton balapan (MotoGP) pada tahun ini. Sejauh ini saya baru sekali menonton dalam satu musim dan saya ingin menontonnya lebih banyak lagi," ujar Hamilton menambahkan.
"Saya mungkin akan mengatakan dua hal pertama yang Anda tanyakan," ujar Hamilton ketika ditanya apakah F1 saat ini sudah 'rusak, hilang arah, atau kurang kondusif'.
"Saya tak ingin terlalu banyak bicara tetapi saya sepakat dengan dua hal pertama yang Anda lontarkan." (kid)