Sharapova mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan dengan tidak melihat daftar zat terlarang WADA saat dirinya menerima surat elektronik dari WADA akhir tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam pandangan saya, bila semua benar maka seluruh titel yang dia dapat harus dicopot. Hal itu tak lain karena menyangkut kehidupan petenis lainnya," ujar Capriati lewat akun twitter-nya.
"Saya harus kehilangan karier saya dan tak pernah memilih untuk berbuat curang, apapun yang terjadi. Pada akhirnya saya harus lempar handuk dan menderita."
"Saya tak punya tim dokter dengan bayaran tinggi yang bisa menemukan jalan bagi saya untuk berbuat curang dan tetap tak terdeteksi sistem sampai akhirnya ilmu pengetahuan membongkarnya," tutur Capriati berpendapat.
Setelah menuliskan sejumlah komentar negatif terhadap Sharapova, Capriati pun langsung mendapatkan serangan dari para penggemar Sharapova.
Bahkan, ada sejumlah orang yang menanyakan reputasi peraih medali emas Olimpiade dan pengoleksi tiga gelar grand slam ini.
"Sejumlah orang muda berkata apakah saya cocok untuk berbicara tentang topik ini dan siapa saya? Saya sudah berada di dunia ini sepanjang hidup saya, mulai dari sejak saya bisa berjalan."
"Bagaimana mungkin sikap protektif terhadap olahraga yang saya cintai membuat saya dianggap sebagai pembenci?" tutur Capriati. (ptr)