Ponaryo Bawa PBFC Juara Piala Gubernur Kaltim

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Minggu, 13/03/2016 21:51 WIB
Pusamania Borneo FC merebut gelar juara di depan pendukungnya sendiri lewat gol tunggal yang diciptakan sang kapten, Ponaryo Astaman. Pusamania Borneo menundukkan Madura United di final Piala Gubernur Kaltim. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah gol tunggal Ponaryo Astaman mengantarkan Pusamania Borneo FC merebut gelar juara Piala Gubernur Kalimantan Timur dengan menundukkan Madura United 1-0, Minggu (13/3). Gol itu tercipta dari tendangan bebas langsung di babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain imbang di waktu normal.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Palaran membuat PBFC bermain menggebrak di 10 menit pertama pertandingan.

Peluang emas didapatkan Lerby Eliandri di menit ke-11 memanfaatkan kecerobohan dua pemain belakang Madura United ketika berusaha memberikan umpan balik kepada penjaga gawang. Keduanya tak sadar Lerby mengintai di balik pundak mereka dan siap menyambar bola.


Beruntung bagi Madura United, kiper Hery Prasetyo cepat keluar dari areanya untuk menghalau bola.

Madura United nyaris unggul lebih dahulu lewat sepakan keras Rodriguez Pablo dari luar kotak penalti di menit ke-34. Akan tetapi bola masih membentur tiang gawang.

Empat menit kemudian, giliran Edinson Tavares yang mengancam gawang Madura United. Mengeksekusi tendangan bebas langsung, bola mengarah deras ke arah gawang yang kemudian dihalau Hery dengan ujung jarinya.

Setelahnya tempo pertandingan melambat dan kedua tim sama-sama kesusahan untuk mencatatkan peluang yang berarti hingga kemudian jeda turun minum datang.

Skema bola mati tampaknya menjadi cara yang cukup efektif untuk menguji kiper kedua tim. Hal ini ditunjukkan oleh Sultan Samma yang masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti untuk PBFC. Di menit ke-60, tendangan bebas kerasnya dari luar kotak penalti sempat membuat Hery berjibaku untuk mengamankan bola.

Rossi Noprihani yang masuk di babak kedua sempat mengancam gawang Yoo Jae Hon (PBFC) di menit ke-77. Mendapatkan keleluasaan untuk menembak dari luar kotak penalti, ia melakukan tendangan voli mengarah ke gawang yang kemudian dihalau oleh Jae Hon.

Kegagalan kedua tim untuk membobol gawang lawan membuat pertandingan berlanjut hingga ke babak pertambahan. Pada periode inilah PBFC mampu menemukan celah untuk mencetak gol.

Di menit ke-98, sang kapten Ponaryo Astaman menjadi pemecah kebuntuan lewat tendangan bebasnya dari luar kotak penalti yang tidak bisa diantisipasi Hery.

Upaya Madura United untuk memperkecil ketinggalan semakin berat setelah sang kapten, Fabiano Beltrame, mendapatkan kartu kuning kedua di awal babak perpanjangan waktu kedua. Eks pemain Arema Cronus dan Persija itu terlihat menyikut pemain PBFC ketika keduanya berebut bola udara.

Setelahnya PBFC terus mengurung Madura United di lini pertahanan mereka, tapi tak mampu untuk menambah keunggulan. Satu gol Ponaryo pun menjadi pembeda.

Susunan Pemain

Pusamania Borneo: Yoo Jae Hon, Michels, Leonard Tupamahu, Ricardo Salampessy, Fathul Rachman, Tarik Boschetti, Ponaryo Astaman, Terens Owang Puhiri, Edilson Tavares, Arpani, Lerby Eliandri

Cadangan: Galih Sudaryono, Gavin Kwan Adsit, Achmad Hisyam, Rizky Pora, Febri S. Hamzah, Sandi Darma, Sultan Samma

Madura United: Hery Prasetyo, Gilang Ginarsa, Fabiano Beltrame, Munhar, Rendy Siregar, Ahmad Maulamna Putra, Espinosa Mossi, Asep Berlian, Eliazer Thoncy, Rodriguez Pablo, Engel Berdsani

Cadangan: Joko Ribowo, Fajar Handika, Jeki Arisandi, Bijahil Chalwa, Slamet Nurcahyo, Rossi Noprihani, Rishadi Fauzi

(vws)