"Saya selalu berkomunikasi dengan tim untuk mendapatkan analisa. Di sana nanti cuacanya selalu berubah dan itu merupakan tantangan lain bagi saya nanti," kata Rio di sela-sela jumpa wartawan di Kantor Pertamina, Jakarta, Senin (14/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah suatu tantangan yang besar. Dalam sesi latihan kemarin, saya terus melakukan improvement. Ada tiga sesi latihan lagi, mudah-mudahan nanti saya bisa lebih matang dan menyatu dengan mobil ini," ujarnya.
Tanpa Target Muluk
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro berharap Rio melakoni debut tanpa kendala dan mampu menuntaskan balapan hingga seri akhir.
"Kalau kami kasih target yang muluk-muluk untuk Rio saya rasa tidak adil, biarkan Rio balapan dengan baik. Pertamina tentu punya doa yang besar untuk Rio yang sudah mengalami perjuangan panjang dan berat," ujar Wianda.
Wianda mengaku percaya dengan dedikasi, kegigihan, dan fokus kerja Rio bersama tim Manor. Namun, Pertamina juga tidak menginginkan pebalapnya itu cedera serius karena napsu memburu target tinggi.
"Ini balapan yang kompetitif dan merupakan olahraga yang punya konsekuensi fisik serius. Rio harus selamat dan berusaha sebaik-baiknya," ujarnya. (jun)