Di babak kedua Bayern berhasil menyamakan kedudukan lewat Robert Lewandowski dan Thomas Mueller. Sementara dua gol penentu sukses Bayern di babak tambahan diciptakan Thiago Alcantara dan Kingsley Coman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditarik keluarnya Morata dianggap Guardiola sebagai keuntungan bagi Bayern. Pasalnya, kecepatan yang dimiliki mantan pemain Real Madrid itu berhasil membuat lini belakang Die Roten kerepotan.
"Kami hanya menyesal dengan cara kami memulai pertandingan dan berharap belajar dari hal tersebut di pertandingan perempat final. Anda harus mengalahkan tim besar untuk menjuarai Liga Champions, dan permainan Juventus mengesankan saya."
Direktur eksekutif Juventus, Beppe Marotta, memprotes keputusan wasit Jonas Eriksson yang menganulir gol Morata di babak pertama karena offside. Guardiola menganggap tim sebesar Juventus tidak pantas protes kepemimpinan wasit.
"Juventus klub yang terlalu besar untuk memprotes hal ini. Ketika Anda kalah, Anda menjabat tangan lawan dan pulang. Anda puji lawan. Mungkin gol itu tidak offside, tapi hal seperti itu bisa terjadi di sepak bola," ucap Guardiola.
"Kami mampu membalikkan keadaan dengan penampilan emosional, bukan karena perubahan taktik," sambungnya. (har)