GP Australia yang Penuh Drama

Reuters & Getty Images, CNN Indonesia | Minggu, 20/03/2016 15:42 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Formula 1 musim 2016 dibuka oleh balapan pertama yang penuh drama di Sirkuit Albert Park, bahkan sejak tikungan pertama.

Sebelum balapan pertama Formula 1 dimulai, para pebalap melakukan foto bersama yang menjadi tradisi di ajang balap jet darat tersebut. (REUTERS/Brandon Malone)
Di antara bos-bos Formula 1, aktor Hollywood yaitu Arnold Schwaschenegger juga terlihat di paddock. Ia mengaku sebagai penggemar balapan, namun lebih senang mengendari kendaraan berat seperti truk. (REUTERS/Brandon Malone)
Selain foto bersama, para pebalap pun diarak untuk menyapa penonton. Juara dunia tahun lalu, Lewis Hamilton, tentu disambut meriah. (Getty Images/Mark Thompson)
Sebastian Vettel mengejutkan dunia dengan langsung merebut posisi pertama di tikungan pertama. Ferrari terlihat memiliki sistem transmisi yang lebih baik untuk memulai balapan. (REUTERS/Jason Reed)
GP Australia menjadi pertama kalinya Indonesia mengirimkan pebalap di ajang Formula 1. Rio Haryanto mewakili merah-putih di Australia. (REUTERS/Jason Reed)
Drama selanjutnya terjadi ketika Fernando Alonso berbenturan dengan Esteban Gutierrez di putaran ke-19. Mobil Alonso kemudian menabrak dinding lintasan sehingga rusak parah. (Getty Images/Robert Cianflone)
Pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen, juga harus rehat lebih awal karena mobilnya sempat terbakar. Tak mau berkomentar, Raikkonen langsung masuk ke dalam paddock. (REUTERS/Brandon Malone)
GP Australia dihadiri oleh lebih dari seratus ribu penggemar balapan. Mereka bersorak kencang ketika pebalap tuan rumah Daniel Ricciardo melakukan overtake. (Getty Images/Mark Thompson)
Strategi menggunakan ban medium membuat Nico Rosberg keluar sebagai juara pertama di musim ini. Rosberg meneruskan performa apiknya di akhir musim ketika ia memenangi tiga seri secara beruntun.  (REUTERS/Jason Reed)
Rosberg memeluk anggota tim Mercedes yang dikatakannya telah memberikan
Sebastian Vettel yang merebut podium tiga bergurau dengan mantan rekan setimnya di Red Bull, Mark Webber. Vettel sempat berkata bahwa ingin Webber kembali menjadi rekannya. Webber sendiri kini telah beralih menjadi pebalap Le Mans. (REUTERS/Jason Reed)




BACA JUGA