"Kami akan selalu mencintaimu Johan. Beristirahatlah dengan tenang," cuit akun resmi Barcelona di Twitter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, berkat kedatangan Cruyff, pelatih kepala Barcelona saat itu, Rinus Michels, bisa mengakhiri puasa gelar liga selama 14 tahun. Sebagai pemain, legenda sepak bola Belanda itu telah menghadirkan gelar La Liga 1973/78 dan Copa del Rey 1977/78 untuk Barcelona.
Cruyff pun menyuntikkan sebuah filosofi bermain klub yang masih bertahan hingga saat ini bersama para juru taktik yang lahir berkatnya.
Lihat juga:Total Football Membutuhkan Johan Cruyff |
Pep Guardiola adalah sosok jebolan La Masia yang telah direkonstruksi Cruyff. Guardiola sebagai pemain pun merupakan polesan langsung Cruyff di tim utama Barca.
Pep yang kini berada di Bayern Munich menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona sekaligus Spanyol dan Eropa.
Frank Rijkaard, Ruud Gullit, Eusebio Sacristan, Michael Laudrup, dan Ronald Koeman, juga merupakan murid Cruyff lainnya yang mampu unjuk gigi di dunia taktik sepak bola.
"Saya banyak belajar dari dia," kata Guardiola menjawab pertanyaan pada 2013 silam seperti dikutip dari Marca. "Pada tingkatan tertentu kami semua adalah penganut gayanya. Saya berutang banyak padanya."
Tiki-taka yang kini berkembang jadi salah satu permainan Barcelona pun tak lain adalah adaptasi dalam Total Football ala Cruyff yang mendewakan penguasaan bola dan menyerang tanpa ampun.
(har)