"Semua tim justru takut saat bertemu Arema. Kami adalah tim yang berani mengambil risiko di tiap pertandingan yang kami jalani," ujar Milo dalam sesi wawancara kepada media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana gaya bermain kami di babak final, tergantung bagaimana Persib bermain. Apakah akan lebih menyerang atau bertahan, saya tidak tahu."
Milo menyadari bahwa Arema mungkin saja belum berada dalam kondisi 100 persen, baik dari segi fisik maupun mental, lantaran baru bertarung sengit lawan Sriwijaya FC di babak semifinal.
"Bila ingin meraih kesuksesan, tentu sebuah tim harus menyingkirkan kelemahan yang dimiliki. Saya harap mereka bisa menunjukkan yang terbaik," ujar Milo.
Beberapa pemain Arema seperti Samsul Arif, Hermawan, dan Purwaka Yudi, pindah dan bermain untuk Persib. Menanggapi hal itu, Milo sendiri tak khawatir.
"Saya tak mengalami masalah terhadap hal itu, mungkin justru mereka yang akan terkena masalah lantaran banyak tekanan kepada mereka," ucapnya. (ptr)