Atmosfer 1001 Malam untuk Rio Haryanto

Manor Grand Prix Racing Ltd, CNN Indonesia | Minggu, 03/04/2016 15:22 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Rio Haryanto baru saja menjalani sesi kualifikasi di GP Bahrain yang terkenal dengan atmosfer Seribu Satu Malam di tengah gurun.

Pebalap muda Indonesia, Rio Haryanto, menjalani balapan keduanya Bahrain. Pada Sabtu (2/4), ia baru saja menjajal sesi kualifikasi. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Sebelumnya, Rio dan rekan setimnya, Pascal Wehrlein, menjalani sesi media dan menandatangani pernak-pernik untuk para penggemarnya. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio tentu saja berkomunikasi dengan para mekaniknya untuk menentukan strategi yang paling pas menghadapi cuaca gurun. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Berbeda dengan ketika membalap di Melbourne, Rio telah mengenal Sirkuit Internasional Sakhir dan pernah juara sprint race GP2 di sana. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Tapi Rio tak mendapatkan hasil yang bagus di sesi kualifikasi dan akan membalap dari grid ke-20. Ia sebenarnya berada di peringkat ke-21, tapi karena Kavin Magnussen terkena penalti Rio naik satu peringkat. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Sementara rekan setim Rio, Pascal Wehrlein, mencatatkan hasil yang bagus di posisi ke-16 dan berselisih dua detik dari Rio. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio harus menyiapkan balapan malam nanti dengan hati-hati terutama karena GP Bahrain terkenal dengan gangguan angin gurun. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Debu dan pasir gurun membuat trek menjadi licin, sementara suhu trek yang panas membuat ban semakin cepat aus. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Tapi sebaliknya, membalap di gurun pada malam hari menyajikan pemandangan spektakuler dan paddock GP Bahrain terkenal dengan atmosfer bak dongeng 1001 malam. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)




BACA JUGA