Gelar juara di ajang Trofeo Persija dianggap penting untuk mendongkrak mental Ismed Sofyan dan kawan-kawan yang sebelumnya selalu kandas di tiap turnamen yang diikuti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Camargo, anak asuhnya masih butuh waktu untuk mencapai puncak performa sebagai sebuah tim. Apalagi mayoritas pemain baru direkrut pada pertengahan Februari. Adapun pemain asing masih dalam proses seleksi.
"Karena waktu kami tinggal sedikit, setelah Trofeo baru akan ada pertandingan persahabatan lagi. Tapi, kami harus menang di Trofeo Persija. Kami ingatkan itu kepada semua pemain karena saya tahu kemampuan Persija," ujar pelatih berusia 49 tahun itu.
Kekuatan Persija bakal diuji PSM Makassar dan Bali United di Trofeo Persija. Kedua tim lawan juga sudah menggelar latihan dengan durasi yang relatif lebih lama dari Persija.
Namun, Camargo yakin tim asuhannya punya motivasi besar menjuarai turnamen mini yang digelar untuk memperingati hari jadi ke-88 Persija.
"Ketika Persija ke lapangan, yang harus dipikirkan adalah menang, menang, dan menang. Kita akan mulai dengan program dan pemain baru untuk dapat meraih kemenangan Persija," ucapnya. (jun)