Baik PSM maupun Bali United bisa dibilang punya kualitas setingkat lebih baik dari Persija. Pasalnya, kedua tim tersebut lebih matang soal persiapan tim dan memiliki komposisi pemain lebih komplet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya Luciano, PSM juga masih diperkuat mantan pemain Persija yang pernah menjadi pemain tengah andalan timnas Indonesia, Syamsul Chaerudin.
Peserta lainnya, skuat Bali United yang ditangani pelatih Indra Sjafri juga tak kalah berkelas. Pelatih yang namanya melambung setelah mengantarkan timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF 2013 menjanjikan permainan kolektif yang terinspirasi tiki-taka Barcelona.
Hubungan Persija dan Bali United cukup harmonis. Apalagi kedua klub ini juga menggandeng Corsa sebagai salah satu sponsornya. Bos Corsa sendiri, Peter Tanuri, adalah kakak kandung CEO Bali United, Yabes Tanuri.
Korelasi ketiga tim peserta Trofeo Persija 2016 bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat sepak bola Jakarta. Turnamen mini yang menggunakan sistem round robin 1x45 menit ini bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (9/4).
Penentuan Juara
Pada ajang ini, tim juara ditentukan dari hasil kalkulasi nilai pertandingan. Di mana tim pemenang di waktu normal akan mendapat tiga poin, sementara tim kalah tidak mendapat nilai.
Trofeo tidak mengenal hasil imbang. Artinya, akan diadakan babak adu penalti di setiap pertandingan yang berakhir seri. Pada fase ini, pemenang adu penalti berhak mengantongi dua poin sementara tim yang kalah hanya berhak mendapatkan nilai satu. (jun)