Seperti dikutip dari Sky Sports, kepolisian Swiss menggeledah markas UEFA di Nyon pada Rabu (6/4) siang waktu setempat untuk mencari bukti-bukti keterlibatan Infantino dalam kasus suap tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hugo dan Mariano diklaim memberi suap kepada Infantino agar mendapatkan hak siar dengan harga murah dan bisa mendatangkan keuntungan besar saat dijual kembali.
Berdasarkan Panama Papers, perusahaan offshore yang didaftarkan di Pulau Niue tersebut kemudian menjual hak siar ke TV Ekuador, Teleamazonas, sebesar 311 ribu dolar AS.
UEFA sendiri sudah mengeluarkan pernyataan resmi yang membela Infantino. Otoritas sepak bola tertinggi di Eropa itu menyatakan kontrak kerjasama dengan Cross Trading sudah melalui proses yang legal.
“UEFA bisa memastikan hari ini kami menerima kunjungan dari kepolisian Swiss yang meminta dokumen kontrak antara UEFA dengan Cross Trading/Teleamazonas. UEFA akan memberikan semua dokumen yang diperlukan dan sepenuhnya berkooperasi,” demikian pernyataan resmi UEFA. (har)