Keputusan itu diambil setelah ban belakang Redding meletus ketika menjalani latihan bebas keempat GP Argentina. Ini adalah insiden kedua ban meletus musim ini, setelah ban belakang Loris Baz (Avintia Ducati) juga meletus ketika menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi mengklaim kasus ban meletus terjadi karena berat badan yang dimiliki Redding dan Baz. Kedua pebalap tersebut merupakan dua rider terberat di MotoGP musim ini: Redding memiliki berat 79 kilogram, dan Baz 78 kilogram.
Rossi mengeluarkan pernyataan tersebut karena setiap pebalap yang menggunakan sepeda motor Yamaha ataupun Honda tidak mengalami masalah seperti Redding dan Baz.
Pebalap 37 tahun itu mengatakan jika Ducati tidak mampu menyelesaikan masalah kasus Redding dan Baz, maka seluruh pebalap di MotoGP harus menggunakan ban ekstra keras.
"Saya berharap Ducati bisa menyelesaikan masalah ini. Karena jika tidak, maka seluruh tim pabrikan harus tampil dengan ban yang sangat, sangat, sangat keras. Saya pikir itu tidak baik untuk kompetisi ini dan penampilan tim. Mereka harus menyelesaikan masalah ini," ucap Rossi. (har)