Vinales: Gabung Rossi Pilihan yang Masuk Akal

Bowie Haryanto, CNN Indonesia | Jumat, 22/04/2016 17:00 WIB
Maverick Vinales menerima dengan senang hati peluang dirinya bergabung dengan Yamaha untuk mengganti posisi Jorge Lorenzo mulai musim balap tahun depan. Maverick Vinales tak menutup kemungkinan pindah ke tim Movistar Yamaha mulai musim depan mengganti Jorge Lorenzo. (Getty Images/Mirco Lazzar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Ecstar Suzuki, Maverick Vinales, membuka peluang bergabung dengan Movistar Yamaha sebagai pengganti Jorge Lorenzo musim depan. Vinales mengaku senang jika bisa menjadi rekan setim Valentino Rossi.

Direktur pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis, menyatakan Vinales menjadi salah satu kandidat calon pengganti Lorenzo yang akan hengkang ke Ducati setelah musim 2016. Jarvis mengatakan pembicaraan dengan pihak Vinales sudah dilakukan.

Berbicara dalam konferensi pers jelang GP Spanyol dan duduk di sebelah Jarvis, Kamis (21/4), Vinales mengaku terbuka untuk hengkang ke Yamaha. Vinales menganggap pindah ke Yamaha dan menjadi rekan setim Rossi akan bagus untuk kariernya.


"Pindah ke Yamaha pilihan yang masuk akal, karena saya pikir bisa menjadi rekan setim Rossi bisa menjadi sesuatu yang penting untuk karier saya. Selain itu memiliki sepeda motor yang sudah berada di papan atas akan memudahkan Anda memberikan 100 persen," ujar Vinales seperti dilansir Crash.net.

Vinales tidak akan terburu-buru mengambil keputusan. Pebalap 21 tahun itu juga akan meminta masukan dari sejumlah orang terdekatnya.

"Saya butuh opsi terbaik dan mengikuti kata hati. Tentunya saya akan meminta opini sejumlah orang terdekat, tapi saya selalu mengambil keputusan seperti dalam pikiran saya," tegas Vinales.

Pihak Suzuki sendiri mengaku akan berusaha mempertahankan Vinales, namun akan menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada pebalap rookie terbaik MotoGP 2015 tersebut.

"Kedua peluang (tetap di Suzuki atau bergabung dengan Yamaha) sama-sama luar biasa. Saya tidak pernah mengimpikan bisa mendapatkan dua peluang besar seperti ini," ujar Vinales.

"Jika dua tim pabrikan besar seperti Yamaha dan Suzuki menginginkan Anda, itu artinya Anda telah bekerja keras dan bisa tampil cepat jika menunggangi kedua sepeda motor," sambungnya.

(kid)