Persija akan berhadapan dengan Persipura dalam laga pembuka kompetisi Indonesian Soccer Championship di Stadion Mandala, Jayapura. Laga itu diperkirakan akan dihadiri ribuan penonton yang mayoritas pendukung Persipura.
Laga nanti juga pertama kalinya Boaz kembali membela Persipura setelah terakhir kalinya adalah pada kompetisi Liga Indonesia, awal 2015. Sebelumnya Boaz sempat membela Pusamania Borneo, dan juga mencicipi liga Timor Leste.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya betul, saya agak khawatir dengan kekuatan Persipura. Saya tahu Boaz, dia adalah pemain bagus. Namun di lapangan bukan hanya soal dia saja," kata Camago kepada CNNIndonesia.com di Hotel Horrison Jayapura.
Lebih lanjut, Camargo percaya para pemainnya bisa melakukan pekerjaannya masing-masing di lapangan dengan baik. "Kami ke sini untuk bermain bola. Untuk menikmati pertandingan ini," katanya.
Dalam menghadapi tim Mutiara Hitam dan tekanan Boaz, Camargo mengaku memiliki strategi khusus. Sepuluh sampai lima belas menit pertama Camargo akan menunggu dan melihat situasi permainan Persipura di lapangan, untuk mendapatkan kemungkinan menyerang pertahanan lawan.
"Apakah akan lebih menyerang atau bertahan, akan kami lihat perkembangannya di lapangan nanti," katanya.
Kedatangan tamu negara dalam pertandingan tersebut seperti Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga pun menjadi tekanan tersendiri bagi pemain Persija.
"Saya katakan kepada para pemain, bahwa pertandingan ini sama saja seperti pertandingan lainnya. Jika Anda adalah pemain bagus, Anda bisa bermain di manapun. Akan tetapi Anda tetap perlu percaya diri, santai, tidak memikirkan dan mendengarkan apapun di lapangan.
"Fokus, dan mainkan permainan bola Anda. Malam ini adalah pertandingan yang besar karena ini adalah pertandingan pertama TSC," ucap Camargo.
(vws)