Ia pun menjelaskan bahwa keputusan pelatih Jafri Sastra menarik dirinya di babak kedua laga melawan Bali United, Minggu (8/5), adalah karena permintaannya sendiri.
"Memang saya minta diganti dengan pemain lain, karena ada masalah di kaki. Hal ini juga demi kepentingan tim agar bisa meraih yang terbaik," kata Boaz seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boaz yang masih dikenal sebagai salah satu penyerang tertajam di Indonesia, belum bisa menunjukkan tajinya di depan gawang lawan.
Menurut dia, rekan-rekannya telah berusaha semaksimalnya dengan mengeluarkan semua kemampuan untuk meraih poin dari tim asuhan Indra Sjafri, namun hasil positif yang ditunggu selama 2X45 menit belum mampu didapatkan.
"Saya dan teman-teman sudah bermain baik. Tapi lawan lebih memilih menunggu andalkan serangan balik, sehingga sulit untuk ditembus," katanya.
Dua hasil imbang tersebut membuat Persipura terdampar di peringkat 11 klasemen sementara dengan raihan dua poin. Mereka selanjutnya akan menjalani laga tandang ke markas Semen Padang dan Persela Lamongan.
Boaz mengatakan persiapan untuk merebut poin di partai tandang berada di tangan sang pelatih untuk meramu tim dan mendapatkan hasil yang didambakan.
"Kami serahkan kepada Coach Jafri untuk lakukan yang terbaik, guna menatap laga ke depannya," katanya.
(vws)