Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Conte agar dipenjara enam bulan dan denda 6.000 poundsterling karena dianggap membiarkan adanya manipulasi skor saat ia menangani Siena pada 2011.
Menanggapi keputusan pengadilan Cremona yang menyatakannya tak bersalah, calon pelatih ini pun merasa sangat lega. Ia bahkan menyebut keputusan tersebut seolah telah mengeluarkannya dari mimpi buruknya dalam empat tahun terakhir ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hari ini akhirnya mengakhiri sejarah kelam tersebut.”
“Seperti yang selalu saya katakan, bahkan kepada mereka yang menuduh saya, saya adalah manusia di olahraga dan saya tak tahu jalan lain untuk meraih sukses selain melalui pengorbanan dan dedikasi,” tutur Conte.
“Itu merupakan pengalaman buruk yang saya hadapi. Itu menunjukkan jalan yang saya ambil bukan jalur yang mudah.” (bac)