"Sepekan terakhir kami menyesalkan jatuhnya korban dari pihak penonton. PSSI berempati kepada keluarga korban dan meminta pada PT GTS untuk segera memperbaiki cara kerja agar tak jatuh korban lagi," ujar pelaksana tugas presiden PSSI, Hinca Panjaitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski baru berjalan beberapa pekan, kompetisi ISC telah menimbulkan beberapa kericuhan suporter yang juga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Suporter PSS, Stanislaus Gandhang Deswara (16), diduga meninggal akibat bentrokan dengan suporter lainnya di Jalan Magelang KM 14, Triharjo, Sleman, Minggu (22/5) dini hari WIB.
Tak hanya itu, bentrok antarsuporter pun mewarnai pertandingan Persegres Gresik United melawan PS TNI di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (22/5), membuat kericuhan suporter menjadi tren tersendiri di kompetisi domestik.
Hal itu membuat PT GTS kini berada dalam sorotan setelah BOPI dan Kemenpora juga mulai menyoroti banyaknya kericuhan antar suporter dalam kompetisi tersebut. (har)