Pelatih asal Italia itu pun menegaskan target minimalnya sama dengan musim ini yaitu lolos dari zona degradasi.
"Dongeng itu telah terjadi sekali dan kami menang. Kami tentu saja ingin mempertahankan gelar kami, tapi bagi kami sangat penting untuk bertahan di Liga Primer Inggris," kata Ranieri seperti dikutip dari Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leicester menyelesaikan musim 2015/2016 dengan mengoleksi 81 poin dari 38 pertandingan. Mereka unggul 10 poin dari Arsenal di tempat kedua. Sepanjang periode itu Leicester juga hanya kalah tiga kali, yaitu di markas Liverpool dan dua kali ditekuk Arsenal.
Ranieri juga harus menyiapkan rotasi skuatnya baik-baik untuk mengarungi kompetisi teratas Eropa, Liga Champions. Tantangan ini yang tak ia hadapi di tahun ini.
"Musim depan akan menjadi musim yang fantastis, karena Pep datang, Conte dan Jose," kata pelatih berambut putih itu.
"Ini akan menjadi musim yang sangat sukat dan bagus. Bisakan kami mengalahkan mereka? Kami bisa berjuang, tapi status kami tetap non-unggulan."
(vws)