'Giggs Lebih Baik Pergi dari Manchester United'

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Rabu, 25/05/2016 21:59 WIB
'Giggs Lebih Baik Pergi dari Manchester United' Ryan Giggs disarankan meninggalkan Manchester United dan menjadi manajer klub lain. (Action Images via Reuters / Carl Recine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ryan Giggs harus meninggalkan Manchester United (MU) dan menjadi manajer klub lain jika dirinya suatu saat nanti ingin memegang kendali di Old Trafford. Demikian yang dikatakan rekan Giggs saat masih aktif sebagai pemain Setan Merah, Peter Schmeichel.

Masa depan Giggs terancam di Old Trafford pasca-manajer MU, Louis van Gaal, dipecat. Jose Mourinho diprediksi akan menggantikan manajer asal Belanda tersebut.

Mourinho diyakini tak menginginkan Giggs sebagai asisten dan akan menempatkannya dalam peran yang lain. Namun Giggs sendiri belum tentu akan mengikuti keinginan pelatih asal Portugis tersebut.


"Ada dua kubu, kubu klub dan kubu Ryan. Saya pikir mimpi besar Ryan adalah suatu hari nanti menjadi manajer United. Agar bekalnya cukup untuk menjadi manajer MU, dia harus keluar dari MU dan menjadi seorang manajer di klub lain - berdiri di atas kakinya sendiri, membuat keputusan, menghasilkan hasil yang baik, menciptakan idenya sendiri -- daripada naik jabatan dari asisten," kata Schmeichel seperti yang dikutip dari Sky Sports (25/5).

"Saya pikir akan baik adanya untuk pergi ke tempat lain dahulu. Di sisi lain, Ryan adalah seseorang yang ada di klub itu dalam waktu yang lama. Jadi penting bahwa MU membutuhkan orang sepertinya."

Lebih lanjut, Schmeichel menerangkan bahwa Giggs adalah seseorang yang tahu betul seluk-beluk skuat MU, tradisi, dan sejarah. "Ia tahu segalanya. Apapun yang ia putuskan, saya pikir itu akan menjadi keputusan yang terbaik," katanya.

"Tapi saya ingin melihatnya pergi ke klub lain dan kembali lagi dengan siap menghadapi tantangan. Adalah pekerjaan yang berat menjadi manajer di sana (Old Trafford). Ini bukan sesuatu yang Anda bisa kerjakan begitu saja."

Sementara itu mantan rekan setim Giggs lainnya, Paul Scholes, yakin kepergian Giggs akan menjadi sebuah hari yang kelam untuk klub tersebut. Giggs sendiri merupakan lulusan akademi The Red Devils yang telah berada di klub tersebut selama 29 tahun.

"Dia tahu betul luar dalam klub ini, bagaimana klub ini bekerja, dan sepak bola seperti apa yang diharapkan para penggemar. Akan sangat mengecewakan jika ia pergi," ucap Scholes.

Menurut Scholes, segala sesuatunya tergantung pada Mourinho dan yang ingin Giggs lakukan mendatang. Ia hanya bisa berharap bahwa Mourinho adalah orang yang tepat untuk MU.

"Jose telah mengurus klub-klub besar dan sukses. Dia akan memenangkan sesuatu di setiap klub yang ia singgahi, dan ia akan berekspektasi untuk melakukannya kembali," ujar Scholes. (vws)


BACA JUGA