“Saya puas melihat bagaimana tim kami menyerang. Kami menghasilkan sejumlah pergerakan bagus di laga ini.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Loew beranggapan celah besar yang ada di lini pertahanan Jerman tak lepas dari keputusannya untuk memainkan dua gelandang kreatif, Mario Goetze dan Julian Draxler secara bersamaan.
“Mungkin hal itu dikarenakan kami memainkan dua tipe pemain nomor 10, Julian Draxler dan Mario Goetze di lapangan secara bersamaan.”
“Adanya kedua pemain itu membuat Slovakia menemukan banyak celah ketika melakukan serangan terhadap kami,” ucap Loew.
Laga ini sendiri sempat dihentikan lantaran hujan lebat disertai petir terus mengguyur. Kondisi lapangan yang tak ideal juga turut ambil andil dalam tidak berkembangnya pola permainan Jerman.
“Jeda antarbabak tadi adalah merupakan jeda terlama yang pernah saya lihat karena memang situasinya cukup berisiko bagi kedua tim.”
“Setelah kembali bermain, tim kami butuh adaptasi terhadap kondisi lapangan. Duel-duel perebutan bola di sepertiga daerah lawan kemudian sering terjadi karena umpan-umpan pendek tak bisa bekerja dengan baik di tengah kondisi lapangan yang basah seperti di laga tadi,” kata Loew berpendapat. (ptr)