Gim ketiga Febby sempat tertinggal jauh 3-12. Namun, Febby berbalik unggul dan merebut gim ketiga dengan keunggulan tipis 21-19. Pertandingan sempat diwarnai protes kecil dari Yin ketika pemain asal Hong Kong itu unggul 18-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya percaya saya turun waktu ketinggalan jauh. Karena dukungan penonton dan motivasi besar, kalah angin yang bagus untuk saya, gim terakhir jadi lebih menguntungkan. Saya tidak mau kendur dan tetap berjuang menguasai keadaan."
"Jadi senang sekali rasanya. Babak kedua yang pasti level lawan berada di atas saya. Tidak ada yang tidak mungkin, saya akan lakukan yang terbaik. Apalagi pendukung di Istora mendukung saya, jadi jadi poin plus buat saya," ujar Febby.
"Saya ingin menunjukkan punya semangat yang besar, lawan siapa saja bisa jadi menambah kepercayaan diri. Saya ingin bisa tembus ke level internasional," sambungnya.
Terkait kelemahan dalam permainannya yang mesti ditingkatkan, Febby mengatakan, "Kecepatan harus ditambah lagi dan lebih berani lagi di lapangan." (har)