"Kami menyesal sekali memberikan hasil seperti ini kepada para pendukung di Istora. Sudah dukungan begitu kencang, tapi hasilnya begini," kata Praveen kepada para awak media usai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dibilang kekalahan ini mempengaruhi mental kami, tidak juga. Kami makin introspeksi untuk tampil di Rio de Janeiro. Evaluasi pertandingan tadi itu lebih mencari tahu bagaimana caranya keluar dari tekanan," ucap Praveen.
Debby menganggap kekalahan ini sebagai pembelajaran yang berharaga untuknya, dan berharap dapat lebih mengembangkan kemampuannya sebelum tampil di Olimpiade Rio.
"Kami harus lebih berani motong bola. Lu jangkauannya bagus, postur tinggi. Kami terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri," ucap Debby yang memenangi All England 2016 bersama Praveen.
"Tadi lebih banyak mereka yang menerapkan pola permainannya. Mungkin setelah dari All England, permainan kami jauh lebih dipelajari musuh. Mereka lebih cari tahu pola permainan kami, mungkin itu yang bikin kami kurang maksimal," sambungnya. (har)