Ihsan berhasil menjejakkan kaki di babak semifinal Indonesia Terbuka 2016 setelah menaklukkan Rajiv Ouseph dengan skor 17-21, 21-12, dan 21-12. Hal ini membuat Ihsan menjadi wakil pertama Indonesia di semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah Indonesia Terbuka, saya merasa mengalami peningkatan dari segi kualitas dan hasil yang didapat meskipun performa saya masih naik-turun," kata Ihsan seusai pertandingan.
"Saya, Anthony, dan Jonatan telah membuktikan bahwa kami juga mampu bersaing dan mengalahkan pemain-pemain 10 besar. Untuk saat ini kami pun layak berada di posisi 20 besar."
"Bukan hanya kami bertiga, melainkan juga para tunggal putra lainnya seperti Firman Abdul Kholik dan M. Bayu Pangisthu. Kami bisa bersaing asalkan kami percaya diri dan bekerja keras," tutur Ihsan.
Performa Ihsan di turnamen Indonesia Terbuka seolah merupakan jawaban dari kegagalan Ihsan di partai penentuan final Piala Thomas dua pekan lalu.
"Setelah kekalahan di final Piala Thomas, untuk beberapa hari kondisi dan mental saya memang jatuh. Namun, banyak orang yang menyemangati dan terus mendukung saya."
"Hal itulah yang membuat saya mampu tampil lebih baik di turnamen ini," ujar Ihsan. (jun)