Rossi yang memenangi balapan di GP Katalonia, mengambil inisiatif pertama untuk berbicara dengan Marquez, yang menjadi runner-up, di parc ferme.
Marquez terlihat tidak menyangka Rossi mengajaknya berbicara. Bahkan sejumlah ofisial Repsol Honda, termasuk kepala mekanik Marquez, Santi Hernandez, sempat terdiam sejenak melihat Rossi melakukan interaksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika itu Rossi menuduh Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015. Ketika GP Malaysia 2015, 25 Oktober lalu, Rossi melakukan manuver berbahaya hingga Marquez mengalami kecelakaan.
Rossi tidak pernah melakukan interaksi ataupun menjabat tangan kedua pebalap asal Spanyol tersebut. Bahkan di atas podium Rossi terlihat dingin terhadap Marquez dan Lorenzo.
Keputusan Rossi menjabat tangan Marquez tidak lepas dari insiden meninggalnya pebalap Moto2 asal Spanyol Luis Salom pada latihan bebas kedua. Rossi sepertinya ingin mengesampingkan rivalitas dengan Marquez menyusul insiden nahas tersebut.
Namun, menarik untuk mengetahui bagaimana hubungan Rossi dengan Lorenzo. Pasalnya, rekan setimnya di Yamaha itu gagal finis di GP Katalonia setelah ditabrak pebalap Ducati, Andrea Iannone.
Apakah Rossi juga siap melupakan kontroversi musim lalu dan menjabat tangan Lorenzo? Kita tunggu dalam balapan dua pekan ke depan di Sirkuit Assen, Belanda. (jun)