Ini menjadi kekalahan pahit bagi Anthony karena sebelumnya mampu mengalahkan juara dunia 2014-2015 asal China, Chen Long.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anthony kalah dominasi pada game pertama. Ia lebih banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga memberikan keuntungan bagi Jeon untuk menjaga jarak keunggulan.
Upaya Anthony untuk mengunci kemenangan di game pamungkas sirna setelah menjalani laga ketat. Jeon yang bermain lebih sabar berhasil memenangi game terakhir dengan skor tipis 21-19.
"Salahnya saya masih suka error sendiri dan suka buru-buru ngangkat bola. Game kedua saya tampil lebih baik. Tapi ketiga hampir sama dengan game pertama, saya banyak melakukan kesalahan, dan pautan poinnya sudah jauh," ujar Anthony.
Dengan demikian, Jeon bakal berhadapan dengan pebulutangkis Denmark Hans-Kristian Vittinghus di partai puncak. Sebelumnya Vittinghus sukses menjungkalkan pemain India Srikanth Kidambi, 22-20 dan 21-13. (jun)