"(Target medali) harus ada revisi. Mungkin lebih realistis dan membumi antara membuat target dengan kenyataan dukungan pemerintah. Bisa saja kita memberi target, tapi kita juga harus memberikan dukungan kepada para atlet dan pelatih," ujar Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya kepada wartawan usai rapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target kami tidak sama dengan Prima. Tapi apa yang disampaikan Prima itu masih menggunakan standar terhadap cabor yang belum ditetapkan: jet ski, paragliding. Itu sama Prima masih diakumulasikan," kata Gatot. "Harusnya kedua cabang itu dihitung satu cabang olahraga."
Sutjipto sendiri menyadari tak mudah untuk dapat menempati peringkat 10 besar AG2018, yakni menurutnya dengan memiliki minimal 12 emas.
"Kami tahu posisi kita saat ini di SEA Games lalu di peringkat kelima, Asian Games sebelumnya di urutan 18. Namun, kami percaya performa atlet waktu itu belum sepenuhnya. Kami yakin bila diberikan manajemen yang lebih baik, sport science yang lebih baik, anggaran lebih baik, pasti ada peningkatan prestasi," ujar Sutjipto.
Adapun medali-medali emas yang ditargetkan Satlak Prima itu nantinya berasal dari cabor potensial. Setidaknya ada 13 cabor potensial yakni bulutangkis (4), angkat besi (2), atletik (1), wushu (2), panahan (2), balap sepeda (5), pencak silat (2), panjat tebing (2), perahu tradisional (2), karate (1), bridge (2), paragliding (4), dan jet ski (2). (kid/kid)